10 Kesalahan Perdagangan Yang Harus Dihindari Dalam Forex

Denny Yamada, 2020-12-29 17:48:45

10 Kesalahan Perdagangan Yang Harus Dihindari Dalam Forex

Denny Yamada, 2020-12-29 17:48:45

Kesalahan manusia atau human error pada perdagangan forex adalah hal yang sering terjadi dan menjadi kesalahan perdagangan yang lumrah. Kesalahan ini kerap terjadi, khususnya, pada trader pemula.

Menyadari akan kesalahan tersebut, justru membantu para trader menjadi lebih efisien dalam trading forex mereka. Meski demikian, semua pedagang pernah membuat kesalahan perdagangan sekalipun yang sudah berpengalaman, memahami logika di balik kesalahan ini dapat membatasi efek bola salju dari hambatan perdagangan.

Artikel ini akan menjelaskan sepuluh besar kesalahan perdagangan dan cara mengatasinya. Kesalahan ini adalah bagian dari proses pembelajaran yang konstan di mana trader justru perlu terbiasa dengan kesalahan yang dilakukan agar menghindari kesalahan yang sama kembali terjadi.

Penting untuk dicatat bahwa perdagangan selalu bersamaan dengan kerugian yang tidak dapat dihindari, tetapi ini dapat diminimalkan dengan mengesampingkan kesalahan / kesalahan manusia.

Sebelum berkomitmen pada perdagangan, pertimbangkan 10 kesalahan perdagangan yang luas ini yang harus Anda hindari karena mereka berkontribusi pada sebagian besar pada ketidakberhasilan perdagangan.

Kesalahan 1: Tidak Ada Rencana Perdagangan

Trader tanpa rencana cenderung serampangan dalam pendekatannya karena tidak ada konsistensi dalam strategi. Strategi perdagangan memiliki pedoman dan pendekatan yang telah ditentukan sebelumnya untuk setiap perdagangan. Ini mencegah trader membuat keputusan irasional karena pergerakan yang merugikan.

Mengabdikan diri pada strategi perdagangan merupakan kuncinya karena penyimpangan dapat menyebabkan trader terjerembap ke wilayah yang belum dipetakan sehubungan dengan gaya perdagangan.

Ini akhirnya menghasilkan kesalahan perdagangan karena tidak mengenali situasi atau keadaan. Strategi perdagangan harus diuji di akun demo. Setelah trader merasa nyaman dan memahami strategi tersebut, ini dapat diterapkan pada akun live.

Kesalahan 2: Penggunaan Leverage Berlebihan

Margin/leverage mengacu pada penggunaan uang pinjaman untuk membuka posisi. Meski fitur ini hanya membutuhkan modal pribadi yang lebih sedikit per perdagangan, kemungkinan peningkatan kerugian juga nyata. Penggunaan leverage memperbesar keuntungan tapi juga kerugian, jadi mengelola jumlah leverage adalah kuncinya.

Pialang berperan penting dalam melindungi pelanggan mereka. Banyak broker menawarkan level leverage besar yang tidak perlu seperti 1000: 1 yang menempatkan trader pemula dan berpengalaman berada pada risiko yang signifikan.

Broker teregulatif akan membatasi leverage ke tingkat yang sesuai dipandu oleh otoritas keuangan yang berwenang. Ini harus dipertimbangkan ketika memilih broker yang sesuai. Java fx, dapat menjadi mitra terbaik Anda.

Kesalahan 3: Tidak Memiliki Waktu Cukup

Investasi waktu bekerja seiring dengan strategi perdagangan yang diterapkan. Setiap pendekatan perdagangan menyesuaikan diri dengan berbagai cakrawala waktu, oleh karena itu memahami strategi akan mengarah pada pengukuran perkiraan kerangka waktu yang digunakan per transaksi. Misalnya, seorang scalper akan menargetkan kerangka waktu yang lebih pendek sementara pedagang posisi menyukai kerangka waktu yang lebih lama. Jelajahi strategi forex untuk berbagai cakrawala waktu.

Kesalahan 4: Riset Minimal

Trader forex diharuskan berinvestasi dalam penelitian yang tepat untuk menggunakan dan melaksanakan strategi perdagangan tertentu. Mempelajari pasar sebagaimana mestinya, akan menjelaskan tren pasar, waktu titik masuk/keluar, serta pengaruh fundamental. Semakin banyak waktu yang didedikasikan untuk pasar, maka semakin besar Anda memahami produk itu sendiri.

Di dalam pasar forex, ada nuansa halus antara berbagai pasangan mata uang dan cara kerjanya. Perbedaan-perbedaan ini membutuhkan pemeriksaan menyeluruh untuk berhasil di pasar pilihan.

Bereaksi terhadap media dan saran tak berdasar harus dihindari tanpa verifikasi dari strategi dan analisa yang digunakan. Ini kejadian yang umum diantara kalangan trader. Ini bukan berarti tip dan rilis media ini tidak boleh dipertimbangkan, melainkan diselidiki secara sistematis sebelum bertindak berdasarkan informasi.

Kesalahan 5: Rasio Risiko-Untuk-Hadiah yang Buruk

Rasio risiko terhadap profit yang positif kerap diabaikan oleh trader yang justru menghasilkan buruknya manajemen risiko. Rasio risiko terhadap profit yang positif seperti 1 berbanding 2 mengacu pada potensi keuntungan yang menggandakan potensi kerugian pada perdagangan. Grafik di bawah ini menunjukkan perdagangan EUR / USD yang panjang dengan rasio risiko terhadap profit 1: 2. Perdagangan dibuka pada level 1,12698 dengan level stop di 1,12598 (10 pips) dan limit 1,12898 (20 pips). Indikator yang efektif membantu mengidentifikasi level stop dan limit dalam forex adalah Average True Range (ATR) yang menggunakan volatilitas pasar untuk mendasarkan titik masuk dan keluar.

Mempertimbangkan rasio membantu untuk mengelola ekspektasi trader, dan ini sangat penting karena manajemen risiko yang tidak tepat telah terbukti menjadi kesalahan nomor satu yang dilakukan oleh para trader.

EUR / USD 1: 2 rasio risiko-ke-hadiah:

Kesalahan 6: Perdagangan Berdasarkan Emosi

Perdagangan dengan emosional sering kali mengarah pada perdagangan yang tidak rasional dan tidak berhasil. Trader sering membuka posisi tambahan setelah satu kerugian perdagangan untuk mengompensasi kerugian sebelumnya.

Perdagangan ini biasanya tidak memiliki dukungan pendidikan yang baik secara teknis maupun fundamental. Rencana perdagangan dibuat untuk menghindari jenis perdagangan ini oleh karena itu, sangat penting bahwa rencana tersebut diikuti dengan cermat.

Kesalahan 7: Ukuran Perdagangan Yang Tidak Konsisten

Ukuran perdagangan sangat penting untuk setiap strategi perdagangan. Banyak trader memperdagangkan ukuran yang tidak sesuai sehubungan dengan besaran akun mereka. Risiko selanjutnya meningkat dan berpotensi menghabiskan saldo akun.

Javafx menyarankan untuk mempertaruhkan maksimal hanya 2% dari total margin akun. Misalnya, jika akun berisi $10.000, maka risiko maksimum $200 disarankan per perdagangan. Jika trader mengamati aturan umum ini, tekanan akun yang terlalu banyak diekspos akan dihilangkan. Risiko yang melekat pada akun yang terlalu banyak diekspos di pasar tertentu sangat berbahaya.

Kesalahan 8: Trading di Banyak Pasar

Trading pada sedikit pasar memungkinkan seorang trader mendapatkan pengalaman yang diperlukan untuk menguasai di pasar ini tanpa menyentuh permukaan beberapa pasar. Banyak trader forex pemula bertransaksi di banyak pasar tanpa hasil karena kurangnya pemahaman.

Hal ini hanya boleh dilakukan pada akun demo jika perlu. Perdagangan yang tidak rasional sering kali mengarahkan trader untuk melakukan perdagangan tanpa pembenaran fundamental / teknis yang tepat di berbagai pasar. Misalnya, demam Bitcoin tahun 2018 menyedot banyak trader yang ribut di waktu yang salah. Sayangnya, banyak trader yang masuk pada tahap 'FOMO atau Euphoria' dari siklus pasar yang mengakibatkan kerugian yang signifikan.

Kesalahan 9: Tidak Meninjau Perdagangan

Jurnal perdagangan yang sering digunakan akan memungkinkan trader mengidentifikasi kemungkinan kelemahan strategis bersama dengan aspek sukses. Ini akan meningkatkan pemahaman trader secara keseluruhan mengenai pasar dan strategi untuk masa depan. Meninjau perdagangan tidak hanya menyoroti kesalahan, tetapi juga aspek menguntungkan yang harus diperkuat secara konstan.

Kesalahan 10: Memilih Broker yang Tidak Sesuai

Ada banyak broker CFD di seluruh dunia, jadi memilih broker yang tepat bisa jadi sulit. Stabilitas keuangan dan regulasi yang tepat sangat penting sebelum membuka akun dengan broker. Informasi ini harus tersedia di situs web broker.

Banyak broker diatur di negara-negara dengan pedoman yang lemah, untuk menghindari peraturan di yurisdiksi yang lebih ketat seperti AS (Commodity Exchange Act) dan Inggris (FCA).

Keamanan merupakan fokus utama; namun, platform yang nyaman dan kemudahan eksekusi juga penting dalam memilih broker. Terbiasa dengan platform dan pembiayaan harus diberikan waktu yang cukup kepada trader sebelum mulai trading dengan dana langsung.

Kesalahan Perdagangan Forex: Ringkasan

Memiliki dasar yang benar untuk trading forex adalah penting sebelum melakukan segala bentuk perdagangan langsung. Luangkan waktu untuk memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada perdagangan forex akan menguntungkan trader di kemudian hari.

Semua trader pada akhirnya akan membuat kesalahan tetapi meminimalkannya serta menghilangkan pelanggaran berulang harus dipraktikkan dan menjadi perilaku yang diharapkan. Fokus utama artikel ini adalah untuk mematuhi rencana perdagangan dengan manajemen risiko yang tepat, dan sistem peninjauan yang sesuai.