Likuiditas Pasar Saham dan Manfaatnya bagi Trader

Denny Yamada, 2021-01-19 17:40:45

Likuiditas Pasar Saham dan Manfaatnya bagi Trader

Denny Yamada, 2021-01-19 17:40:45

Likuiditas pasar saham adalah konsep penting untuk dipahami para trader. Mengetahui saham yang paling mudah dikonversi menjadi uang tunai tanpa memengaruhi harga berarti Anda akan berada dalam posisi yang lebih kuat untuk membeli dan menjual. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi likuiditas pasar saham secara mendalam, mengungkapkan beberapa saham paling likuid dan manfaat dari memperdagangkannya, serta membahas perbedaan antara likuiditas pasar saham dan likuiditas FX.

Apa Itu Likuiditas Di Pasar Saham?

Likuiditas pasar saham mengacu pada saham yang memiliki volume perdagangan yang cukup untuk memungkinkan trader masuk dan keluar posisi secara langsung. Saham yang tidak likuid dan tidak memiliki volume yang cukup tidak dapat dibeli atau dijual dengan mudah. Ini hanya karena lebih sulit menemukan pembeli dan penjual untuk saham semacam itu.

Likuiditas dapat diukur dengan perputaran saham, yang dihitung dengan membagi jumlah total saham yang diperdagangkan selama periode tertentu dengan jumlah rata-rata saham yang beredar untuk periode tersebut. Jika sebuah perusahaan memiliki perputaran saham yang tinggi maka akan memiliki saham perusahaan yang likuid.

Misalnya, jika sebuah perusahaan pada indeks utama seperti NASDAQ , DAX atau FTSE 100 memiliki 100 juta saham beredar pada hari pertama tahun fiskal dan 150 juta pada hari terakhir, rata-rata saham beredar adalah 125 juta untuk tahun tersebut. Dengan volume perdagangan 90 juta saham untuk tahun berjalan maka perhitungannya adalah 90 juta / 125 juta = 0,72, yang dinyatakan dalam persentase perputaran saham adalah sebesar 72%.

Saham Apa Yang Paling Likuid?

Contoh saham likuiditas tinggi di bidang teknologi termasuk Microsoft, Google, dan Facebook, di e-commerce Amazon, Alibaba dan Shopify, dan di sektor energi Exxon, General Electric, dan Chesapeake Energy. Volume saham mengacu pada jumlah saham yang berpindah tangan selama hari tertentu. Volume tertinggi sering kali mencapai puluhan juta, dengan saham dianggap likuid sekitar 200.000 ke atas.

Secara alami, tingkat likuiditas saham akan bervariasi, tetapi sebagian besar kapitalisasi pasar yang lebih besar akan memiliki saham yang lebih likuid. Untuk gambaran likuiditas saham per sektor, tabel berikut menunjukkan beberapa saham paling likuid per April 2019.

ENERGIKEUANGANKESEHATANINDUSTRIALSTEKNOLOGITELEKOMUNIKASI
Chesapeake EnergyBank of AmericaCelgeneCSX CorpAmazonAT&T
ExxonMobilBerkshire HathawayJohnson & JohnsonDeere & CoAppleComcast
General ElectricBlackstone GroupMerck & Co.United TechnologiesCiscoT-Mobile US
HalliburtonKKR & CoPfizerUS EcologyGoogleVerizon
TransoceanLloyds Banking GroupTevaWaste ManagementIntelVodafone

Manfaat Perdagangan Saham Sangat Likuid

Saham yang sangat likuid dapat sangat bermanfaat bagi trader harian - volume perdagangannya yang besar berarti bahwa posisi dapat masuk dan keluar dengan cepat tanpa harga yang tersentuh, sesuai dengan kecepatan laju dari pengalaman perdagangan harian.

Karena saham likuid memungkinkan pembukaan dan penutupan posisi secara efisien, trader dapat tetap nyaman dalam strategi manajemen risiko mereka. Bandingkan ini dengan memperdagangkan saham yang kurang likuid, di mana mungkin diperlukan waktu yang lebih lama untuk mengeksekusi order karena volume saham mereka sangat rendah.

Untuk menemukan saham dengan likuiditas yang baik, seperti halnya menemukan saham yang mudah berubah, Anda dapat menggunakan alat penyaring saham. Ini membantu menemukan saham yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan, dalam hal ini volume perdagangan.

Hubungan Antara Likuiditas Dan Analisis Fundamental Dan Teknis

Volume perdagangan dapat sangat dipengaruhi oleh faktor fundamental dan teknis. Contoh di sisi fundamental dapat dilihat pada grafik di bawah ini, di mana pemberi pinjaman subprime Provident Financial melihat penjualan agresif pada Agustus 2017 menyusul peringatan laba, perusahaan membatalkan dividennya dan CEO-nya keluar.

Dalam hal analisa teknikal, kenaikan harga yang signifikan ditambah dengan peningkatan volume yang signifikan dapat menunjukkan tren bullish yang berkelanjutan atau pembalikan bullish. Di sisi lain, penurunan harga bersama dengan peningkatan volume bisa menjadi tanda tren bullish lanjutan atau pembalikan bullish.

Trader yang berfokus pada analisa teknikal mungkin menganggap indikator volume berguna. Indeks Volume Positif dan Indeks Volume Negatif didasarkan pada volume perdagangan hari sebelumnya dan harga pasar dan dapat menjadi cara yang berguna untuk menunjukkan bagaimana volume mempengaruhi harga.

Perbedaan Antara Likuiditas Pasar Saham Dan Likuiditas Valas

Saat menilai perbedaan antara likuiditas pasar saham dan forex atau likuiditas FX, ada beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Sementara semua mata uang utama seperti EUR/USD dan EUR/JPY sangat likuid karena selalu ada volume mata uang yang tinggi yang tersedia untuk diperdagangkan, mata uang eksotis seperti USD/HUF dan USD/TRY diperdagangkan jauh lebih sedikit.

Pasar forex beroperasi 24 jam sehari dengan rata-rata perdagangan $6,6 triliun per hari, menurut Bank for International Settlements, yang berkali-kali lipat dari volume saham. Ini juga berarti posisi dapat dibuka dan ditutup sepanjang waktu, yang juga membantu likuiditas.

Namun, banyak saham yang tentunya juga memiliki likuiditas yang tinggi, seperti contoh saham blue-chip di atas. Meskipun demikian, saham yang lebih kecil dengan volume perdagangan yang lebih rendah dapat secara signifikan kurang likuid.

Rute Perdagangan Lainnya

Jika Anda lebih suka tidak memperdagangkan saham individu, mungkin ada baiknya mempertimbangkan untuk memperdagangkan indeks saham utama yang paling likuid seperti Dow Jones, S&P 500, dan FTSE 100 . Atau, seperti yang disebutkan, pasar forex mewakili pilihan paling likuid dari semuanya.