Trading Dengan Pola Candlestick Inverted Hammer

Denny Yamada, 2021-01-28 17:41:03

Trading Dengan Pola Candlestick Inverted Hammer

Denny Yamada, 2021-01-28 17:41:03

Pola Candlestick Inverted Hammer: Poin Pembicaraan Utama

Pola candlestick inverted hammer atau palu terbalik kerap ditemui di pasar forex dan memberikan pengetahuan penting tentang momentum pasar. Secara khusus, kandil dengan polaini dapat membantu memvalidasi potensi pembalikan arah tren.

Artikel tersebut akan menjelaskan hal-hal berikut:

Apa Itu Candlestick Inverted Hammer?

Candlestick inverted hammer memiliki tubuh nyata kecil, sumbu atas yang diperpanjang dan sedikit atau tidak ada sumbu bawah. Itu muncul di bagian bawah tren penurunan dan menandakan potensi pembalikan naik. Sumbu atas yang diperpanjang menunjukkan bahwa kenaikkan ingin mendorong harga ke atas. Validasi langkah ini akan dikonfirmasi atau ditolak melalui aksi harga berikutnya.

Pola palu terbalik jangan sampai tertukar dengan shooting star. Kedua candle ini memiliki tampilan yang mirip tetapi memiliki arti yang sangat berbeda. Shooting star adalah sinyal bearish dan muncul di bagian atas tren naik, sementara hammer  terbalik adalah sinyal bullish di bagian bawah tren turun.

Cara menemukan pola candlestick Inverted hammer:

  • Candlestick dengan tubuh nyata kecil, sumbu atas panjang dan sumbu bawah kecil atau tanpa sumbu
  • Muncul di bagian bawah tren turun
  • Sinyal yang lebih kuat dihasilkan saat candle muncul di dekat level support utama

Apa yang ditunjukkannya:

  • Pembalikan tren ke atas (pembalikan bullish/bullish reversal)
  • Penolakan harga yang lebih rendah (terkadang pada level utama)

Keunggulan Dan Batasan Pola Inverted Hammer

Seperti semua pola candlestick, ada pro dan kontra penggunaan inverted hammer dalam strategi perdagangan:

Keuntungan

Titik masuk yang menguntungkan: Ketika candlestick inverted hammer segera memicu tren naik baru, trader dapat memasuki pasar pada awal tren dan memanfaatkan pergerakan naik sepenuhnya.

Mudah Diidentifikasi: Candlestick Inverted Hammer mudah diidentifikasi pada grafik.

Batasan

Ketergantungan yang berlebihan pada satu candlestick: Inverted hammer adalah satu candlestick, mewakili aksi harga. Mengandalkan sepenuhnya pada satu candlestick untuk membalikkan momentum pasar, tanpa mempertimbangkan bukti / indikator pendukung tambahan, dapat menghasilkan hasil yang kurang optimal.

Retracement singkat: Pola Candlestick palu terbalik ini mungkin menandakan lonjakan sesaat dalam aksi harga bullish yang gagal berkembang menjadi pembalikan tren jangka panjang. Ini terjadi jika pembeli tidak mampu mempertahankan tekanan beli di tengah tren penurunan yang dominan.

Menggunakan Pola Candlestick Inverted hammer Dalam Trading

Memperdagangkan candlestick inverted hammer melibatkan lebih dari sekadar mengidentifikasi candlestick. Aksi harga dan lokasi candlestick hammer, jika dilihat dalam tren yang ada, keduanya merupakan faktor validasi penting untuk candlestick ini.

Pola Candlestick Inverted Hammer dekat Garis Support

Di bawah ini, adalah grafik GBP/USD yang menunjukkan tren penurunan yang berkonsolidasi di level support. Munculnya candlestick dengan pola inverted hammer di dekat level support memberikan dasar untuk pembalikan naik. Trader dapat menempatkan stop di bawah garis support untuk membatasi risiko penurunan jika pasar bergerak ke arah yang berlawanan.

Target dapat ditempatkan pada tingkat resistensi sebelumnya yang menghasilkan rasio risiko terhadap profit yang positif. Karena candlestick pola inverted hammer sering menandakan pembalikan tren, dan tren dapat bertahan untuk waktu yang lama, trader sering mengidentifikasi beberapa level target atau hanya menggunakan trailing stop.

Analisa Teknikal Inverted Hammer: Fibonacci Retracement

Inverted hammer juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi retracements di pasar. Grafik EUR/USD grafik di bawah ini menyoroti pola ini (warna biru) bahwa sinyal memperbaharui momentum bullish. Fibonacci retracement level 38,2% menyajikan kemungkinan level dukungan sebelum harga kembali peroleh momentum kenaikan.

Trader papan atas akan mencari sinyal pelengkap pada grafik untuk meningkatkan kemungkinan perdagangan yang sukses. Ini akan mendukung atau membatalkan ide perdagangan sebelum ditempatkan. Dalam contoh ini, kemunculan pola inverted hammer pada level 38,2% memberikan kasus yang lebih kuat untuk bias naik karena harga tampaknya menahan pergerakan lebih rendah pada level ini.